12.08.2010

ARTIKEL KESEHATAN WANITA

A. Terapi Warna





Terapi warna merupakan suatu perangkat prinsip-prinsip yang digunakan untuk menciptakan warna yang selaras yang di gunakan untuk penyembuhan. Menurut prinsip terapi ini, warna adalah energy. Warna merupakan suatu bentuk pengobatan energy berdasarkan keyakinan bahwa tubuh manusia tersusun dari bidang-bidang energy. Terapi warna merangsang pusat-pusat yang berbeda di dalam otak dan bekerja pada masalah-masalah yang berkaitan dengan kekurangan energy yang menyebabkan sejumlah respon fisik dan psikologis dalam tubuh.
Warna yang paling cocok untuk mengobati ketidaknyamanan khas wanita meliputi berikut ini :
• Merah. Memancarkan rangsangan energy sehingga dianjurkan selama masa menopause ketika Anda merasa hanya memiliki sedikit energy.
• Kuning. Dianjurkan ketika Anda mengalami “hari-hari yang feminim” yang sulit. Warna ini memancarkan perasaan enak, kegembiraan, kepercayaan diri, dan memperbaiki harga diri anda. Warna kuning efektif digunakan ketika anda mengalami ketidakstablan emosional, menghadapi rasa takut, atau menderita nyeri kepala. Makanan-makanan yang berwarna kuning memancarkan cahaya dan bisa membantu melawan depresi.
• Hijau. Hijau merupakan warna penawar racun yang bagus. Warna hijau membantu membentuk kembali sel-sel tubuh anda dan merelaksasikan oto-otot, merangsang daya cipta, dan melepaskan ketegangan.
• Biru. Karena memilki efek merelaksasikan dan menenangkan. Warna biru ideal untuk para wanita yang mengalami insomnia atau memilki kesulitn untuk tidur nyenyak, khususnya selama masa kehamilan.
• Ungu . Bertindak sebagai pemurni tubuh, membantu membuang racun. Dianjurkan untuk memakai warna ungu ketika anda sedang menstruasi.


B. Seni Yang Menyembuhkan





Terapi seni merupakan satu cara penyembuhan yang bisa bermanfaat bagi system saraf, menyeimbangkan hormon-hormon dan merangsang sinyal-sinyal saraf otak. Inilah sebabnya, dalam bentuk apapun, seni bisa membantu meredakan rasa sakit dan nyeri yang diderita oleh wanita. Seni bisa membantu menghubungkan anda ke jiwa anda, tempat anda menyimpan kekuatan kreatif anda. Melalui ekspresi seni, anda bisa mengalami perubahan perilaku, keadaan emosional, atau rasa nyeri, yang membantu anda berelaksasi, melepaskan tubuh dan imajinasi anda. Yang penting bukanlah supaya menjadi artistic, melainkan terapi ini memberi semangat kepada para wanita untuk membiarkan kemampuan kreatif mereka mengalir untuk membantu proses penyembuhan yang sesungguhnya. Kemampuan kreatif itu bisa diekspresikan melalui melukis, menari, memahat patung, ekspresi sastra, atau ekspresi kreatif apaun lainnya.
Seni yang dianggap yang paling cocok untuk menambah semangat anda, memperbaiki fungsi system kekebalan tubuh (sistem imun), dan berfungsnya tubuh secara tepat meliputi sebagai berikut :
• Musik. Musik memiliki pengaruh positif terhadap tubuh. Studi-studi menunjukkan bahwa ketika manusia mendengarkan musik, mereka melepaskan endorfin, suatu senyawa biokimia alamiah yang dihasilkan oleh tubuh kita yang lebih kuat daripada morfin dalam melawan nyeri. Lagu yang lembut membantu tubuh anda berelaksasi, memperbaiki rasa humor anda dan memberi anda motivasi, membantu anda berjuang melawan gejala-gejala depresi yang kadang-kadang ditimbulkan oleh ketidaknyamanan khas wanita. Di antara pengaruh-pengaruh fisik positif lainnya, music mempengaruhi pernapasan, tekanan darah, kejang (kram) lambung, dan kadar hormon anda. Irama jantung anda bisa meningkat atau menurun, tergantung pada irama musiknya. Musik juga bisa mempengaruhi irama listrik di otak.
• Tarian. Terapi tarian bisa membantu memperbaiki konsep diri dan keyakinan diri, mengurangi rasa takut dan ketegangan fisik. Dengan menari, anda bisa melepaskan emosi anda dan membantu mengurangi nyeri yang menahan. Menari bukan hanya melepaskan endorfin, melainkan juga, dikombinaskan dengan pengaruh kuat musik, mendorong hubungan antarpersonal yang sehat, membantu menjaga anda tetap penuh semangat dan memiliki suasana hati yang baik.


Artikel di atas diambil dari buku “SERI PENYEMBUHAN ALAMI (MED EXPRESS)” dengan judul “BEBAS MASALAH KEWANITAAN”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar